jerry-yang

sergey-larry3

low_meg_whitman

hi005172180_bill_gates

bezos

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menyebabkan  kehidupan manusia menjadi sangat dinamis. Berbagai penemuan baru telah mengubah wajah dunia. Salah satu akibat yang ditimbulkan adalah lahirnya “kompetisi” khususnya di bidang usaha yang mengakibatkan orang harus selalu menciptakan ide-ide baru, terobosan baru untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dan mempunyai nilai lebih dibandingkan yang lain. Orang yang tidak melakukan perubahan dan pembaruan maka dia akan tertinggal jauh dari orang lain.

Perubahan terjadi demikian cepatnya karena manusia tidak lagi terhambat oleh jauhnya jarak dan lamanya waktu. Teknologi komunikasi telah memungkinkan manusia di seluruh dunia dapat terhubung dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, kita tidak hanya sekedar berusaha agar dapat bertahan, namun harus melakukan perubahan, membuat terobosan-terobosan baru agar kita dapat selalu memenangkan “persaingan” yang sangat ketat.

Inilah saatnya kita menggali potensi sumber daya yang kita miliki. Salah satu sumber daya yang sudah dikaruniakan oleh Sang Pencipta adalah otak yang kita gunakan untuk berpikir. Kegiatan berpikir inilah yang telah mengubah wajah dunia menjadi seperti sekarang ini.

Tidak hanya sekedar berpikir, namun kita harus menciptakan visi yang disebut visi kreatif. Sebagaimana dikatakan George Bernard Shaw bahwa ketika kita melihat segala sesuatu, kita berkata, “Mengapa”. Tapi saya memimpikan segala sesuatu yang tidak ada dan berkata, “Mengapa tidak?”. Artinya kita harus memiliki kemampuan untuk menciptakan ide-ide baru, kita harus memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dan mempunyai nilai tambah.

Di bidang infromatika, kita mengenal bebrapa orang yang dengan visi kreatifnya telah melesat membumbung tinggi meningglkan kerumunan orang banyak dan sekarang bertengger di puncak kesuksesan. Kita dapat menyebut beberapa diantaranya: Bill Gates, pendiri Microsoft; Jeff Bezos, pendiri Amazon.com; Jerry Yang, pendiri Yahoo!; Meg Whitman, pendiri eBay; Steve Case, pendiri America Online; Sergey Bin dan Larry Pages, pendiri dan pemilik Google. Hal yang perlu dicatat, bahwa mereka menuai sukses dalam waktu yang relatif singkat dan beberapa di antara mereka masih berusia sangat muda.

Sekarang! Ya, sekaranglah saatnya kita bertindak. Karena sekarang adalah satu-satunya waktu yang kita miliki, karena kita pada hakikatnya tidak hidup di masa lalu atau di masa yang akan datang. Kita hidup di waktu sekarang, sebagaimana diungkapkan oleh Eckhart Tolle dalam bukunya The Power of Now.

Tidak peduli siapa kita saat ini, atau setinggi apa tingkat kesuksesan yang sudah kita raih, hal yang harus kita ingat bahwa hidup adalah proses belajar yang tidak pernah berakhir selama hayat dikandung badan. Gunakan visi kreatif, maka kita akan berada di tengah samudra biru, hidup yang bebas dari kompetisi yang melelahkan.

Mari kita perhatikan pesan pesan filsuf bisnis Napoleon Hill berikut ini:
“The imagination is the workshop of the soul, wherein are sahaped all plans for individual achievement”.
Imajinasi adalah bengkel jiwa, di mana rencana keberhasilan dikerjakan.
“Imagine NOT what you want to achieve, but as if you have already ahieved what you want to achieve”.
Jangan berimajinasi tentang apa yang ingin engkau capai, akan tetapi berimajinasilah seolah engkau telah mencapai apa yang engkau inginkan”.

Muhtarom Abdullah

Popularity: 14% [?]